Bro n sis, suka ama kucing gendut satu ini? Pengen nostalgia atau sekadar ha ha hi hi? Nih aku dapet link unduh komik stripnya. Lengkap dah pokoknya. Dari tahun 1978 ampe 2008 lho. Busett, 30 tahun coy! Makanya, koleksi langka kayak gini kalo ngga diambil yach nyesel abis lah. Langsung aja ke TKP.
Sebentar, aku mo streching dulu biar tangan ngga kram. Oke, lanjooot...
Garfield 1978 (8.25 MB)
Garfield 1979 (7.28 MB)
Garfield 1980 (6.97 MB)
Garfield 1981 (9.69 MB)
Garfield 1982 (7.24 MB)
Garfield 1983 (7.59 MB)
Garfield 1984 (9.50 MB)
Garfield 1985 (9.36 MB)
Garfield 1986 (9.22 MB)
Garfield 1987 (9.29 MB)
Garfield 1988 (9.83 MB)
Break dulu coy, dah tanda-tanda nih. Oke, dilanjut...
Garfield 1989 (12.66 MB)
Garfield 1990 (10.54 MB)
Garfield 1991 (11.57 MB)
Garfield 1992 (9.61 MB)
Garfield 1993 (9.25 MB)
Garfield 1994 (9.93 MB)
Garfield 1995 (8.82 MB)
Garfield 1996 (8.29 MB)
Garfield 1997 (9.12 MB)
Garfield 1998 (7.31 MB)
Garfield 1999 (12.70 MB)
Tuh kan, pergelangan tangan dah mulai trouble. Tapi demi kalian, jalan teroosss...
Garfield 2000 (11.12 MB)
Garfield 2001 (10.88 MB)
Garfield 2002 (11.35 MB)
Garfield 2003 (11.97 MB)
Garfield 2004 (12.35 MB)
Garfield 2005 (12.96 MB)
Garfield 2006 (13.67 MB)
Garfield 2007 (12.95 MB)
Garfield 2008 (13.48 MB)
Hosh hosh, akhirnya selesai juga plus tanganku kram dengan sukses hu hu...
Minggu, 22 Februari 2009
Sabtu, 21 Februari 2009
Jumat, 20 Februari 2009
(Ebook) Elizabeth Pisani - Kearifan Pelacur
Back again! Kali ini aku hadirkan ebook yang bikin aku penasaran. Beberapa kali coba unduh tapi servernya error terus. Yach, setelah percobaan ke-8, akhirnya berhasil juga dapet.
Ni ebook membahas soal pelacuran dan HIV. Walaupun yang menulis orang Inggris, setting lokasi adalah Jakarta. Ebook ini bukan fiksi karena merupakan catatan penelitian lapangannya. Ngga sekadar menyuguhkan data kuantitatif, Elizabeth juga memberi gambaran kehidupan para pelakunya. Ada tawa, tangis, harapan, ataupun kematian.
Buat kamu aktivis kesehatan, pengen bikin laporan etnografi, ataupun sekadar pengen ngerti lika-liku pelacuran dan HIV di negara kita, silakan aja baca ni ebook. Jangan heran kalo kamu akan menemukan beberapa kontroversi di dalamnya.
Kearifan Pelacur
Ni ebook membahas soal pelacuran dan HIV. Walaupun yang menulis orang Inggris, setting lokasi adalah Jakarta. Ebook ini bukan fiksi karena merupakan catatan penelitian lapangannya. Ngga sekadar menyuguhkan data kuantitatif, Elizabeth juga memberi gambaran kehidupan para pelakunya. Ada tawa, tangis, harapan, ataupun kematian.
Buat kamu aktivis kesehatan, pengen bikin laporan etnografi, ataupun sekadar pengen ngerti lika-liku pelacuran dan HIV di negara kita, silakan aja baca ni ebook. Jangan heran kalo kamu akan menemukan beberapa kontroversi di dalamnya.
Kearifan Pelacur
Rabu, 18 Februari 2009
Selasa, 17 Februari 2009
(Ebook) William Ury - Kekuatan Kata Tidak
Pertama baca judulnya aku nebak ni ebook adalah tentang motivasi. Wah, dah males duluan nih soalnya isinya paling gitu-gitu aja. Tapi lho kok, prediksiku meleset yach?
Ebook ini ternyata membahas kata TIDAK dalam pengertian positif. TIDAK diucapkan untuk memperoleh YA. Duengg.. Bingung kan? Intinya adalah tentang kemampuan dalam bernegosiasi dengan orang lain. Mengatakan TIDAK ternyata juga merupakan sebuah seni sehingga TIDAK yang kita ucapkan artinya YA bagi lawan bicara kita.
Contohnya gini: kamu lagi capek banget karena seharian beraktivitas. Yang kamu inginkan sekarang adalah tidur. Tapi tiba-tiba ada sahabat karibmu yang datang minta dianter ke suatu tempat. Wah, gimana yach cara nolaknya? Tenang aja, ebook ini akan ngasih tau kamu buat menolak permintaan temenmu tanpa melukai perasaannya.
Keterampilan berkomunikasi akan sangat diuji dalam kondisi-kondisi tabrakan kepentingan seperti itu. Selain "what so say" kita juga harus mikirin "how to say"-nya. Inilah yang perlu kita pelajari. Jangan sampai kita mengatakan YA tapi dalam lubuk hati terdalam sebenernya kita menginginkan kata TIDAK.
Kekuatan Kata Tidak
Ebook ini ternyata membahas kata TIDAK dalam pengertian positif. TIDAK diucapkan untuk memperoleh YA. Duengg.. Bingung kan? Intinya adalah tentang kemampuan dalam bernegosiasi dengan orang lain. Mengatakan TIDAK ternyata juga merupakan sebuah seni sehingga TIDAK yang kita ucapkan artinya YA bagi lawan bicara kita.
Contohnya gini: kamu lagi capek banget karena seharian beraktivitas. Yang kamu inginkan sekarang adalah tidur. Tapi tiba-tiba ada sahabat karibmu yang datang minta dianter ke suatu tempat. Wah, gimana yach cara nolaknya? Tenang aja, ebook ini akan ngasih tau kamu buat menolak permintaan temenmu tanpa melukai perasaannya.
Keterampilan berkomunikasi akan sangat diuji dalam kondisi-kondisi tabrakan kepentingan seperti itu. Selain "what so say" kita juga harus mikirin "how to say"-nya. Inilah yang perlu kita pelajari. Jangan sampai kita mengatakan YA tapi dalam lubuk hati terdalam sebenernya kita menginginkan kata TIDAK.
Kekuatan Kata Tidak
Senin, 16 Februari 2009
(Ebook) Don Tapscott - Grown Up Digital
Pernah ngerasa ngga kalo sehari aja ga buka email, Facebook, ataupun ngaskus, hidup serasa blom lengkap? Ibarat kata kalo handphone ketinggalan dirumah, setengah nyawa kita serasa hilang. Well, kayanya kita dah bisa masuk kategori Net Generation nih.
Coba tengok anak-anak sekarang. Seharian ngga beranjak dari layar monitor. Sibuk ngebangun karakter di game online. Bangun tidur bukannya sholat ato mandi, malah langsung fesbukan ato nongkrongin YouTube. Guru ato dosen lagi nerangin pelajaran eh sibuk sendiri browsing pake hp.
Berbeda dari generasi Baby Boomer, Net Generation merupakan orang-orang yang secara aktif berpartisipasi dalam pendistribusian hiburan dan informasi. TV, radio, koran, ataupun media-media yang sifatnya satu arah dah ngga menarik bagi mereka. Tiap orang kini adalah jurnalis, entertainer, ataupun politikus. Salah satu tokoh yang secara cerdas merangkul Net Generation ini adalah Barack Obama. Masih ingat kan gimana dia memanfaatkan Facebook dan YouTube saat kampanye pemilihan presiden?
Ebook yang dibuat berdasarkan riset ini akan membahas fenomena seperti itu. Kita akan tahu gimana para Net Generation berpikir, karakternya, cara belajarnya, dan masih banyak lagi. Buat calon bapak ato ibu, wajib baca nih biar ngga mengalami cultural shock.
The Digital Age is here. The Net Generation has arrived. Meet the future.
Grown Up Digital
Coba tengok anak-anak sekarang. Seharian ngga beranjak dari layar monitor. Sibuk ngebangun karakter di game online. Bangun tidur bukannya sholat ato mandi, malah langsung fesbukan ato nongkrongin YouTube. Guru ato dosen lagi nerangin pelajaran eh sibuk sendiri browsing pake hp.
Berbeda dari generasi Baby Boomer, Net Generation merupakan orang-orang yang secara aktif berpartisipasi dalam pendistribusian hiburan dan informasi. TV, radio, koran, ataupun media-media yang sifatnya satu arah dah ngga menarik bagi mereka. Tiap orang kini adalah jurnalis, entertainer, ataupun politikus. Salah satu tokoh yang secara cerdas merangkul Net Generation ini adalah Barack Obama. Masih ingat kan gimana dia memanfaatkan Facebook dan YouTube saat kampanye pemilihan presiden?
Ebook yang dibuat berdasarkan riset ini akan membahas fenomena seperti itu. Kita akan tahu gimana para Net Generation berpikir, karakternya, cara belajarnya, dan masih banyak lagi. Buat calon bapak ato ibu, wajib baca nih biar ngga mengalami cultural shock.
The Digital Age is here. The Net Generation has arrived. Meet the future.
Grown Up Digital
Minggu, 15 Februari 2009
(Ebook) Dianata Eka Putra - Membaca Pikiran Orang Lewat Bahasa Tubuh
Bro n sis, ebook kali ini masih seputar komunikasi. Tapi tenang aja, topik yg diangkat ngga kenal latar belakang keilmuan kok. Semua bisa baca dan sebaiknya emang baca karena pembahasan buku ini adalah tentang komunikasi nonverbal.
Dari gerak-gerik atau mimik muka lawan bicara, secara naluriah kita biasanya tahu tu orang lagi bo'ong ato serius. Tapi gimana kalo tu orang dah mempraktekkan jurus sakti impression management ala Erving Goffman? Pasti lebih susah nebaknya. Mo lagi marah atau seneng, mukanya tetep aja dingin.
Makanya aku hadirkan ebook ini di sini. Siapa tahu setelah membaca kita jadi lebih bisa peka ato berempati pada orang lain. Ada dua versi link yg bisa kalian pilih. Versi pertama formatnya djvu dan yg kedua formatnya exe.
Membaca Pikiran Orang Lewat Bahasa Tubuh (djvu)
Membaca Pikiran Orang Lewat Bahasa Tubuh (exe)
Dari gerak-gerik atau mimik muka lawan bicara, secara naluriah kita biasanya tahu tu orang lagi bo'ong ato serius. Tapi gimana kalo tu orang dah mempraktekkan jurus sakti impression management ala Erving Goffman? Pasti lebih susah nebaknya. Mo lagi marah atau seneng, mukanya tetep aja dingin.
Makanya aku hadirkan ebook ini di sini. Siapa tahu setelah membaca kita jadi lebih bisa peka ato berempati pada orang lain. Ada dua versi link yg bisa kalian pilih. Versi pertama formatnya djvu dan yg kedua formatnya exe.
Membaca Pikiran Orang Lewat Bahasa Tubuh (djvu)
Membaca Pikiran Orang Lewat Bahasa Tubuh (exe)
Langganan:
Postingan (Atom)